bedah-buku-friend-raising-beyond-fundraising


"Lembaga yang tidak adaptif dengan perubahan zaman bisa dipastikan reputasinya akan menurun atau bahkan akan hilang." (Arlina F. Saliman)


Sebagai kerangka dasar gambaran pertumbuhan lembaga zakat yang harus adaptif dalam perubahan zaman ada begitu banyak literasi yang bisa diperoleh baik dalam bentuk media cetak, media visual maupun workshop bersama tokoh-tokoh ternama dengan konsep yang sesuai dengan zamannya.

bedah-buku-friend-raising-beyond-fundraising

LAZ Baitul Mal FKAM sebagai salah satu lembaga zakat yang ingin bertumbuh dan adaptif terhadap perubahan zaman terus berupaya menumbuhkan literasi untuk membangun kualitas SDM maupun penguatan sistem fundamental kelembagaan, salah satunya dengan mengadakan Bedah Buku "FRIEND-RAISING Beyond Fundraising" yang bersinergi dengan Forum Zakat (FOZ), Sekolah Amil Indonesia (SAI) dan Institut Fundraising Indonesia (IFI).


Acara di gelar Pada, Sabtu 19 Februari 2022 bertempat di latai 3 Grha Wakaf FKAM Jl Matoa Raya I, No 99, Karangasem, Laweyan, Surakarta. Acara bedah buku yang digelar mengundang langsung penulis buku Bapak Bambang Suherman (CEO FOZ), Penanggap Ibu Arlina F. Saliman (Direktur IFI), menghadirkan pula Co Host Bapak Fahrizal Amir (Kepala Sekolah SAI)

bedah-buku-friend-raising-beyond-fundraising

Diawali dengan sambutan oleh Ustadz @umaierkhaz Lc., MA. beliau menyampaikan terimakasih banyak atas terselenggaranya acara dan mengulas balik sejarah fundraising bahwa "fundraising sejak jaman dahulu sudah ada dan Nabi Muhammad adalah Best Fundraising. Menggalang potensi umat untuk menguatkan Islam."


Dalam kesempatannya Bapak Bambang Suherman menyampaikan satu point yang menjadi catatan penting bagi fundraiser bahwa cara pandang terhadap zakat yang seharusnya sebagai syariat tapi dipandang dengan kacamata transaksional saja, ini salah dan harus diluruskan jadikan calon donatur itu sebagai subjek bukan objek agar terbangun loyalitas yang baik.

bedah-buku-friend-raising-beyond-fundraising

Kesempatan berikutnya Ibu Arlina F. Saliman sebagai salah satu pakar fundraising di dunia filantropi banyak menyampaikan terkait digital fundraising bagi lembaga-lembaga zakat maupun lembaga sosial yang ingin bertumbuh, contohnya dengan membuka kanal donasi diberbagai platform, kemudahan layanan, custumer relation, advertaising dan lainya. Hal ini juga mengacu pada bentuk responsibiliti yang baik kepada donatur maupun calon donatur.


Beberapa peserta dan tamu undangan juga berharap literasi seperti ini khususnya di Soloraya bisa terus ada, dalam upaya meningkatkan kualitas SDM yang profesional dibidangnya sehingga dapat mensupport tumbuh kembangnya lembaga yang mereka kelola agar sesuai dengan syariat dan regulasi pemerintah.

bedah-buku-friend-raising-beyond-fundraising

Selain acara bedah buku acara juga dimeriahkan dengan tembang Islami yang dibawakan oleh Mas Santo Setiawan dari komunitas Seniman Eling Gusti, Mas Santo adalah mantan penyanyi gereja yang menjadi muallaf dan kini menjadi seorang guru ngaji. (RA)