

Relawan SAR FKAM segera merespon berita banjir bandang di Garut pada Sabtu, 27 November 2021 kemarin. Setidaknya 5 relawan sudah diberangkatkan untuk recovery bersama relawan daerah lainnya.
Dikutip dari DeskJabar.com banjir bandang Garut terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan sejumlah sungai meluap. Menurut Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, tidak ada korban jiwa akibat banjir bandang Garut.
Setidaknya ada 119 kepala keluarga dari dua kecamatan yang terdampak banjir bandang Garut ini sudah dievakuasi ke tempat pengungsian yang aman.
Menurut BPBD Kabupaten Garut, di Kecamatan Sukawening setidaknya ada 5 desa yang terendam banjir, yakni Sukamukti, Mekarwangi, Sukawening, Mekarhurip, dan Mekarluyu.
Ada pula dua jembatan dilaporkan rusak, yakni Jembatan Sungai Citameng dan Jembatan penghubung Kampung Mulabaruk-Kampung Munjul. Lalu, fasilitas pendidikan dan satu unit fasilitas kesehatan juga ikut terendam.
Saat ini upaya yang dilakulan pemerintah setempat dan relawan adalah membersihkan lumpur, memindahkan puing-puing yang menutupi jalan akibat banjir bandang dan juga membuka dapur umum untuk masyarakat dan relawan bertugas.